Wednesday, 30 December 2015

Belajar Pemrograman dengan Delphi



Delphi  adalah  suatu  IDE Compiler untuk bahasa pemrograman pascal dan merupakan lingkungan pengembangan perangkat lunak yang digunakan untuk merancang suatu aplikasi program.  Delphi adalah generasi penerus dari Turbo Pascal.

Pertama kali kita buka Delphi, akan tercipta file baru (Project1 dengan Form 1 dan Unit 1). Tampilannya akan seperti dibawah. 


Terdapat bagian-bagian umum pada IDE Delphi yang patut diketahui sebelum membuat program.
1. Main Menu 
Main menu merupakan penunjuk ke seluruh fasilitas yang disediakan aplikasi Delphi

2. Toolbar (Speedbar)
    Toolbar merupakan kumpulan ikon shortcut yang dirancang untuk memudahkan pengguna menjangkau fasilitas yang ada pada Delphi. 
 

3. Component Palette
Component Palette merupakan kumpulan komponen-komponen visual atau VCL (Visual Component Library) yang dikelompokkan ke tab-tab. Tab-tab tersebut ialah Standard, Additional, Win32, System, Data Access, Data Controls, dbExpress, DataSnap, BDE, ADO,  InterBase, WebServices, InternetExpress, Internet, WebSnap, Decision Cube, DIalogs, dan Win 3.1. Komponen-komponen dalam tab-tab itulah yang akan digunakan untuk merancang tampilan antarmuka (interface) suatu aplikasi.

4. Form Designer
Form Designer merupakan dasar tampilan antarmuka (interface) untuk aplikasi yang akan dibuat. Form akan menampung seluruh komponen yang akan digunakan dalam proses perancangan sebuah aplikasi dalam Delphi.

      5. Code Editor
     Code editor merupakan tempat untuk menuliskan kode program, dimana bahasa program yang digunakan pada Delphi adalah Pascal. Kode program tidak perlu ditulis secara keseluruhan karena Delphi sudah menyediakan blok-blok atau kerangka untuk menulis kode program.

6. Code Explorer
      Code Explorer digunakan untuk memudahkan perpindahan antar file unit di dalam jendela code editor. Code explorer berisi daftar yang dapat menampilkan semua tipe, kelas, properti, metode, dan variabel global yang telah didefinisikan di dalam suatu unit. Saat memilih sebuah item dalam code explorer, kursor akan berpindah menuju implementasi dari item yang di pilih di dalam code editor.

7. Object Inspector
    Object insprector digunakan untuk mengubah properti atau karakteristik yang dari suatu komponen. Object inspector terdiri dari dua tab yakni properties dan events. 
          a. Properties
    Properties diguanakn untuk menentukan setelan (setting) suatu objek. Satu objek memiliki beberapa properti yang dapat diatur langsung oleh object inspector maupun melalui kode program. Setelan ini mempengaruhi cara kerja objek tersebbut saat aplikasi dijalankan. 
          b. Events
      Events merupakan bagian yang dapat diisi dengan kode atau pengaturan yang berfungsi untuk menangani event (prosedur) yang direspon oleh suatu objek. 

8. Object Tree View
     Object tree view berisi daftar pohon komponen-komponen yang sudah diletakkan dalam suatu form designer.

      Setelah mengenal apa saja yang terdapat pada tampilan awal Delphi, barulah kita dapat mulai membuat program. Salah satu contoh program yang dapat kita pelajari adalah pembuatan program perhitungan aritmatika. Pada program perhitungan aritmatika itu, harus digunakan login terlebih dahulu. Cara pembuatan program tersebut dapat dipelajari dari video berikut. 




Sumber:

Monday, 28 December 2015

UTS Bagi Mahasiswa


Image from: http://purwokerto.lp3i.ac.id/wp-content/uploads/2015/07/UKOMP.jpg


UTS adalah kependekan dari ulangan tengah semester. Selain UTS, di dalam dunia pendidikan juga dikenal ulangan lain yaitu UAS atau ulangan akhir semester. Ulangan tersebut (menurut www.artikata.com) adalah ujian untuk mengetahui kemampuan murid-murid tentang bagian pelajaran yg sudah diajarkan.
Dari kedua ulangan yang telah disebutkan (UTS dan UAS), yang membedakan keduanya adalah waktu pelaksanaan dan jangkauan materi pembelajarannya. Ualngan akhir semester jelas adalah ulangan yang dilakukan pada akhir semester, untuk menguji keseluruhan hasil belajar mahasiswa dalam satu semester penuh. Hasilnya UAS ini nantinya akan langsung diperhitungkan dan hasilnya ditampilkan sebagai IPK. Sedangkan ulangan tengah semester umumnya dilakukan pada pertengahan semester, yang mana ulangannya hanya mencakup materi separuh semester. Cukup banyak judul materi yang diujikan dalam UTS namun hasilnya tidak langsung tampak bepengaruh pada IPK. Hal ini membuat sebagian mahasiswa untuk meremehkah UTS.
 Karena ketidaktampakannya pengaruh dari hasil UTS, ada saja mahaiswa yang tidak mementingkan UTS. Ia tidak akan peduli bagaimana ia akan menghadapi UTS. Fungsi UTS untuk menguji kemampuan diri cenderung diremehkan.  Bagi sebagian mahasiswa itu, mengikuti UTS hanyalah membuang-buang waktu sehingga mereka pikir mereka tak perlu mengikuti UTS.
Sebaliknya, ada juga mahasiswa yang sangat peduli dengan kehadirannya saat UTS. UTS dianggap  salah satu momentum penting dalam suatu periode ajaran. Karena pentingnnya UTS itu, ada saja mahasiswa yang beranggapan bahwa yang kehadiran yang paling esesnsial adalah kehadiran saat UTS, sedangkan kehadirannya pada perkuliahan sehari-hari itu kurang dibutuhkan. Kemudian karena anggapan hanya dipentingkannya kehadiran saat UTS, mereka juga mengikuti UTS dengan sebisanya, tanpa bermodalkan pembelajaran yang maksimal. Pada akhirnya mereka akan menyelesaikan UTS sekedarnya, atau lebih buruknya, dengan mengandalkan rezeki dari teman yang duduk didekatnya.
Sebaiknya dipikirkan kembali apakah UTS masih perlu dilakukan di kalangan mahasiswa atau tidak. Karena baik dipentingkan atau tidak,  UTS telah banyak disalahpami makna tujuannya oleh mahasiswa. Makna tujuan UTS yang sesungguhnya, yaitu untuk “mengetahui kemampuan sejauh mana setelah belahar setengah semester” cenderung digantikan dengan “mendapatkan nilai untuk setengah semester”. Mungkin lebih baik UTS ini digantikan dengan konsep ulangan yang dilakukan setiap selesainya satu judul materi, yang cenderung tidak terjadwal dengan formal.
 Alasan sebaiknya dilakukan setelah selesainya satu judul materi atau bab adalah agar mahasiswa dapat lebih fokus belajar dan memahami suatu topik bahasan tertentu. UTS yang luas cakupan materinya, justru menekan mahasiswa untuk bisa menjawab beragam pertanyaan (yang sumber jawabannya bisa dari mana-mana), padahal waktu yang diberikan untuk mempelajari semua materi itu serta waktu yang disediakan saat UTS untuk tidaklah sebanding dengan waktu yang dibutuhkan untuk benar-benar memahami seluruh materi tersebut. Karena itulah, terkadang ada saja soal UTS yang kurang diapahami atau tidak sempat dikerjakan oleh mahasiswa. Hal ini dapat mendorong mahasiswa untuk mencontek atau bekerjasama saat UTS.
Kemudian alasan mengapa ulangan tersebut sebaiknya tidak terjadwal dengan formal. Jika terjadwal dengan formal, mahasiswa akan menganggap UTS itu sebagai momentum, yang secara formalitas wajib diikuti. Mahasiswa akan cenderung mementingkan kehadirannya saat UTS saja. Adanya “absebsi” pada UTS lebih dipentingkan daripada adanya “kegiatan mengukur kemampuan dari pembelajaran” saat UTS. Dengan itu, mahasiswa cenderung hanya akan mempersiapkan diri dan belajar  hanya saat menjelang momen ujian tersebut.
Demikian bebagai pandangan mengenai UTS bagi mahasiswa. Saya harap untuk saat ini, UTS bisa dimaknai dan dilakukan oleh mahasiswa sesuai tujuan yang sebenarnya. Semoga saja konsep UTS ini nantinya bisa diperbaiki agar benar-benar menjadi ulangan yang mengukur kemampuan mahasiswa.

Tuesday, 17 November 2015

SUMPAH PEMUDA




Sumpah Pemuda adalah bukti otentik bahwa memang pada tanggal 28 Bulan oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan dengan penuh semangat perjuangan, maka dari itu seharusnya seluruh rakyat Indonesia memperingati momentum 28 Bulan oktober selaku hari lahirnya bangsa Indonesia, prosedur kelahiran Bangsa Indonesia ini adalah buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis ketika itu, kondisi ketertindasan ini-lah yang lalu mendorong para pemuda ketika itu untuk membulatkan tekad demi mengangkat harkat dan juga martabat hidup manusia Indonesia asli, tekad ini-lah yang men-jadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun lalu yaitu kepada 17 Bulan agustus 1945.

Bersesuaian namanya, Sumpah Pemuda dirumuskan oleh para pemuda. Mereka lalu menjadikannya selaku dasar untuk membangkitkan rasa nasionalisme. Para pemuda tidak lagi berjuang sendiri, melainkan bersama-sama. Peristiwa sejarah Soempah Pemoeda atau Sumpah Pemuda merupakan suatu pengakuan dari Pemuda-Pemudi Indonesia yang mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa. Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 hasil rumusan dari Kerapatan Pemoeda-Pemoedi atau Kongres Pemuda II Indonesia yang hingga kini setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda.

Kongres Pemuda II dilaksanakan tiga sesi di tiga tempat berbeda oleh organisasi Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI) yang beranggotakan pelajar dari seluruh wilayah Indonesia. Kongres tersebut dihadiri oleh berbagai wakil organisasi kepemudaan yaitu Jong Java, Jong Batak, Jong, Celebes, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Jong Ambon, dsb serta pengamat dari pemuda tiong hoa seperti Kwee Thiam Hong, John Lauw Tjoan Hok, Oey Kay Siang dan Tjoi Djien Kwie. Sebelumnya, diadakan Kongres Pemuda I pada 1926 yang merupakan upaya awal mempersatu wadah orgnanisasi pemuda dalam satu wadah. 

Perlu kita ketahui bersama, Sumpah Pemuda tidak lahir begitu saja. Banyak perihal yang melandasi para pemuda bertekad untuk bersatu. Mereka berpikir tidak hendak dapat membangun Indonesia Merdeka kalau berjuang di kelompok sendiri. Sebagai pemuda Indonesia, tentunya kita harus berbangga dan bersyukur atas keberanekaragaman yang tersebar dari Sabang dampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Atas dasar itu, hednaknya kita dapat menankan kembali semangat perjuangan dan kebersamaan seperti para pemuda tempo dulu.


Sumber:



 

PENGGUNAAN APLIKASI NEW MEDIA


Sebelumnya sudah saya post KONSEP DESAIN NEW MEDIA YANG INTERAKTIF DAN MENARIK. Salah satu contoh new media tersebut adalah Facebook. Kini saya akan langkah-langkah penggunaan Facebook secara riil. 

Buka halaman facebook di facebook.com. Masuk ke akun Facebook dengan email atau nomor telepon. Apabila belum mempunyai akun Facebook, bisa mendaftar dulu.
 


Kita akan langsung masuk ke Home dari Facebook.  Home menampilkan semua aktivitas dari teman-teman Facebook kita, mulai dari postingan status, foto, video hingga postingan iklah yang disukai teman kita.

Kitapun dapat meng-update status, posting foto, video atau membuat album foto yang nantinya dapat masuk ke Home dari akun facebook teman-teman kita. Tinggal pilih tabnya, masukkan hal yang ingin diposting lalu klik Post. 

Jika kita sedang online, kita dapat menggunakan fitur chatting pada Facebook. Lihat daftar teman yang online di kanan bawah jendela. Di kiri namanya ada lingkaran hijau jika online. Untuk chat dengan teman  kita, klik namanya di daftar teman online, lalu akan muncul jendela chat dengannya.


Ada juga fitur Games pada Facebook. Dengan itu, kita bisa bermain game yanng terintegrasi dengan akun Facebook kita. Pada menu APPS, klik Games, untuk membuka halaman Games pada Facebook.


Pada halaman Games, ada banyak pilihan permaianan yang dapat kita mainkan dari Facebook. Tinggal klik game mana yang ingin dimainkan. Karena games disini terhubung dengan akun Facebook, kita bisa bermain game dengan teman-teman Facebook kita. Selain itu, hasil dari game yang kita mainkan dapat langsung dijadikan postingan pada Facebook.

Selain yang telah disebutkan diatas, masih banyak fitur Facebook yang dapat digunakan, tinggal eksplorasi sendiri ya.